Rabu, 17 Oktober 2012

Subhanallah, Inilah Mukjizat Alquran tentang Angin


Antara
 Subhanallah, Inilah Mukjizat Alquran tentang Angin yang Mengawinkan
REPUBLIKA.CO.ID,  Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana terjadinya proses pembentukan hujan? Jauh sebelum ada ilmu meteorologi modern, pada abad ke-7 M, Alquran telah menjelaskan tentang fungsi angin dalam proses pembentukan hujan.

Dalam surah Al-Hijr [15] ayat 22, dijelaskan tentang sifat angin yang mengawinkan hingga terbentuknya hujan. "Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang menyimpannya." (QS [15]:22)

Menurut Harun Yahya, ayat ini menekankan bahwa fase pertama dalam pembentukan hujan adalah angin. ''Hingga awal abad ke 20, satu-satunya hubungan antara angin dan hujan yang diketahui hanyalah bahwa angin yang menggerakkan awan,'' ujar pemilik nama asli Adnan Oktar.

Namun, lanjut dia, penemuan ilmu meteorologi modern telah menunjukkan peran "mengawinkan" dari angin dalam pembentukan hujan. Fungsi mengawinkan dari angin ini terjadi sebagaimana berikut:

"Di atas permukaan laut dan samudera, gelembung udara yang tak terhitung jumlahnya terbentuk akibat pembentukan buih. Pada saat gelembung-gelembung ini pecah, ribuan partikel kecil dengan diameter seperseratus milimeter, terlempar ke udara. Partikel-partikel ini, yang dikenal sebagai aerosol, bercampur dengan debu daratan yang terbawa oleh angin dan selanjutnya terbawa ke lapisan atas atmosfer."

"Partikel-partikel ini dibawa naik lebih tinggi ke atas oleh angin dan bertemu dengan uap air di sana. Uap air mengembun di sekitar partikel-partikel ini dan berubah menjadi butiran-butiran air. Butiran-butiran air ini mula-mula berkumpul dan membentuk awan dan kemudian jatuh ke Bumi dalam bentuk hujan."

Menurut Harun Yahya, angin “mengawinkan” uap air yang melayang di udara dengan partikel-partikel yang di bawanya dari laut dan akhirnya membantu pembentukan awan hujan.

''Apabila angin tidak memiliki sifat ini, butiran-butiran air di atmosfer bagian atas tidak akan pernah terbentuk dan hujanpun tidak akan pernah terjadi,'' papar dia.

Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: harun yahya/keajaiban alquran

Allah menganugrahkan rezeki kepada burung

 Jika kalian bertawakkal kepada Allah dengan benar maka akan dianugerahkan rezki kepada kalian sebagaimana burung diberikan rezki ….
 
Jika kalian bertawakkal kepada Allah dengan benar maka akan dianugerahkan rezki kepada kalian sebagaimana burung diberikan rezki… maka marilah kita renungkan bagaimana Allah menganugerahkan rezki kepada burung dan bagaimana Allah membekalinya dengan tekhnik yang baik sekali…
Allah telah memberikan kepada burung ini tekhnik yang unik, sehingga dapat memudahkan dirinya melihat ikan yang berada di dasar air dan menentukan posisinya dengan tepat dan mengoperasionalkan seluruh hitungan yang pas untuk menangkap dan menjamin keberhasilah pada saat menerkam… semua itu terjadi pada otak seekor burung yang kecil.. dan para ulama sangat kagum dengan tekhnik hitungan yang tepat tersebut dan mereka berkomentar bagaimana mungkin alam memberikan kemampuan pada burung keistimewaan tersebut? Kami sampaikan bahwa itu semua bukanlah alam yang memberikan namun Allah SWT yang telah berfirman:
الَّذِي أَعْطَى كُلَّ شَيْءٍ خَلْقَهُ ثُمَّ هَدَى
“Ialah (tuhan) yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberinya petunjuk”. (Toha:50)
Maksudnya: memberikan akal, instink (naluri) dan kodrat alamiyah untuk kelanjutan hidupnya masing-masing.
Terdapat banyak lagi gambar-gambar yang  menyeru orang-orang beriman untuk memuji Pencipta yang Maha Kuasa!
--------------------
Oleh: Abduldaem Al-Kaheel
 

cici's blog Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez